
Saya nemuin gambar ini somewhere di internet. Lucu juga kalo dibaca. Yesus memberi perumpamaan pada murid-muridNya tentang seorang Peter Parker yang loser dan bodoh dimata manusia lalu dijadikan kuat dan superhero untuk mempermalukan musuh-musuhnya.
Paling stress adalah kalo udah ada temen or sodara (termasuk istri) yang ulang taun. Soalnya saya kalo ngasih kado gak mau sembarangan, istilahnya harus thoughtful. Harus dipikirin, kado apa yang dia pasti seneng. Maksudku, dikasih kado pasti seneng, tapi kan beda kalo kadonya betul-betul yang dia suka (bukan cuman yang dia butuh! Soalnya kalo butuh, baju juga butuh, tapi belum tentu dia suka modelnya).
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16)
“no sacrifice, no victory”
Kita harus bisa menjadi orang yang fleksibel. Bisa masuk kemana saja. Salomo bilang ada empat binatang yang sangat pintar, diantaranya adalah: Cicak, binatang yang dapat ditangkap dengan tangan, tetapi terdapat di istana raja (Amsal 30:28). Maksudnya, cicak dapat ditemui di rumah manapun, di tempat kumuh or di istana presiden sekalipun, ia bisa masuk kepada kalangan manapun.
Ada satu istilah: faceless generation, generasi tanpa wajah. Artinya, sebuah generasi yang melakukan segala sesuatu bukan untuk dirinya sendiri tapi untuk Tuhan. Ia tidak kelihatan. Ia kayak invisible. Ia transparan. Ketika melakukan kebaikan, bukan ia yang dilihat... tapi Tuhan. Ketika ia melakukan sesuatu yang dahsyat, ia tidak keliatan.. tapi Tuhan yang dimuliakan.
Anak Tuhan bukan hanya sebagai obor, tetapi lebih dari itu, anak Tuhan adalah api. Api sebagai penerang. “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:14-16)
Jadi anak Tuhan harus tahan banting dan kuat mental. Tuhan mengutus kita ke dunia ini kayak mengutus domba ke tengah serigala, "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” (Matius 10:16). Dunia ini jahat dan semakin memburuk, oleh karena itu kita harus kuat. Inget gak waktu Yosua diberi misi menggantikan Musa? Musa memberi motivasi kepada Yosua, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." (Yosua 31:6). Kita diciptakan sebagai pemimpin yang akan menjungkirbalikan dunia ini. Kita diberi kekuatan oleh Tuhan untuk dapat berkuasa di tengah angkatan manusia. Menjadi anak Tuhan yang sejati adalah bicara tentang menjadi minoritas. Menjadi minoritas kita harus kuat dan tahan banting, karena bagaimanapun kaum minoritas biasanya akan ditindas.
Taukah kamu, kalo karakter-karakter heroik berikut ini adalah pembawa sial? Hehehe.
Dua surat protes datang ke kantor gue gara-gara gue muatin foto orang pake kaos bergambar logo peace/perdamaian di majalah gue. Yang satu bilang, lambang ini adalah lambang setan. Yang satu lagi bilang kalo lambang ini adalah lambang penghinaan terhadap Kristus (karena berasal dari salib terbaik yang dipatahkan). Ini bikin gue nyarinyari di internet, sejarah dari lambang yang terkenal itu. Ternyata ada perdebatan soal asal-usul lambang ini.
aksi, ia meninggalkan jaring laba-laba di tiap dinding gedung.
Memberitakan Firman Tuhan ternyata bisa dengan berbagai cara! Di Amrik, sekelompok pegulat melakukan ministry dengan nama WFJ (Wrestling For Jesus), gara-gara mereka melihat terlalu banyak orang yang menonton acara semacam Smackdown (gulat boongan), dan mereka berpikir... kenapa gak bikin acara kayak gitu tetapi sambil memberitakan Injil? Liat di www.wrestlingforjesus.org.
Fandy
Gaby
Spoiler warning!: Buat yang belum nonton Spider-Man 3, hati-hati ada spoilernya!
250 juta dolar, Spider-Man 3 jadi film termahal sepanjang masa, tapi gak bisa dipungkiri mereka gak cuman balik modal, tapi jadi tambah tajir. Di tangan Raimi, Spider-Man gak cuman jadi tokoh superhero yang selalu benar dan sukses, tapi karakter Peter Parker banyak dikembangkan sebagai manusia biasa yang gak luput dari dosa, serta cerita yang mengusung tema kristiani!
adegan menahan laju kereta api dengan posisi seperti disalib dan luka di telapak tangannya, menyelamatkan ratusan orang dalam kereta, lalu ia ‘mati’ dan hidup kembali untuk menjadi pahlawan.
ahlawan, semua orang mengidolakan dia. Apalagi ketika Spidey berhasil menyelamatkan Gwen Stacy, putri komisaris polisi New York, ia dapet penghargaan dan publisitas yang bikin dia gede kepala! Kesombongannya bikin ia lupa diri, ia menyakiti hati Mary Jane. Ketika MJ butuh Peter untuk memahami perasaannya yang hancur gara-gara dipecat dari pekerjaan impiannya, Peter malah ngomongin hebatnya Spider-Man. Buntutnya, MJ kecewa, marah, dan hubungan mereka terancam. “Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?” (1 Korintus 4:7).
Sebuah meteor terdampar di bumi, sejenis alien berbentuk cairan hitam kental mengikuti Peter Parker sampai ke rumah kontrakannya. Alien ini hanya memperhatikan dan memperhatikan, seperti mencari kesempatan dan celah. Dan hari itu tiba, Peter diliputi dendam kesumat di hatinya karena berita pembunuh asli pamannya kabur dari penjara. Dalam suasana hati penuh benci itulah si Alien merasuki pakaian Spidey-nya, dan mengubahnya menjadi hitam. Ketika Peter memakainya, ada perasaan ‘enak’ yang ia rasakan. Awalnya, baju Spidey yang sudah berubah warna menjadi hitam itu bisa dengan mudah dipakai dan dilepas. Ia menjadi brutal, membunuh, penuh cemburu buta, menyakiti dan penuh kebencian. Ia ‘membunuh’ Sandman, menyakiti MJ, mengucapkan hal-hal yang gak pantas pada Harry Osborne dan ia mempermalukan Eddie Brock. Semakin lama pakaian hitam itu dipakainya, ia menyatu dengan tubuhnya sehingga sulit dilepaskan! Ia gak lagi bisa mengontrolnya, semua perbuatannya gak bisa ia kendalikan. Padahal Peter udah menyesali segala perbuatan buruknya.
a memilih untuk memaafkan atau membalas dendam. Harry Osborne pun demikian, ia memilih untuk dikuasai amarah dan memburu Spidey demi membalas dendam kematian ayahnya. Bernard, pelayannya Harry, bilang gini: “Aku telah menyaksikan bagaimana kegelapan menguasai ayahmu, angkara murka yang harus ia bayar dengan nyawanya”. Akankah Harry melihat cahaya dan meninggalkan kegelapan itu? “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” (Yohanes 1:5). 

Gara-gara orang-orang ngomongin terus si Tukul Arwana, gwe jadi penasaran pengen nonton acara Empat Mata di Trans7. Ternyata... yaa... lumayan lucu. Tapi ada yang unik dari acara ini, terutama dari Tukul.
Nggak ada superhero sepopuler Superman, sekalipun dia membawa bendera Amrik, tapi figurnya udah dianggap universal. Superman adalah superhero pertama dalam komik yang punya kekuatan super (superhero pertama yang berkostum adalah The Phantom).
dia lakukan dengan segala kekuatan uniknya.
Sementara Peter Parker bersembunyi dalam topeng Spider-Man dan Bruce Wayne menyamar menjadi Batman, Superman berlaku sebaliknya, ia bersembunyi di balik tampang culun dan bloon Clark Kent. Inilah yang membedakan tokoh Superman dengan superhero lainnya, diri sejati dari Superman bukanlah Clark Kent tapi Superman itu sendiri. Sama seperti dalam Jesus story, Tuhan yang sejati datang ke bumi berlaku seperti manusia dalam proyek keselamatan yang Ia rancang.
Kita adalah Superman! Hah?! Maksud lo? Superman bisa terbang, sedangkan gwe bisa terbang kalo punya tiket Garuda. Superman bisa liat tembus dinding, ...gwe juga bisa sih, tapi cuma tembus plastik. Superman bisa angkat mobil dengan satu tangan, gwe juga bisa angkat dengan satu tangan... tapi bukan mobil, cuma donat. Lalu... apa samanya gwe ama Superman?
(artikel ini pernah dimuat di majalah GFRESH! Juli 2005 tapi udah dikembangin, lho!)
Misalnya: