Sabtu, 19 Mei 2007

BIBLE SMACKDOWN

Memberitakan Firman Tuhan ternyata bisa dengan berbagai cara! Di Amrik, sekelompok pegulat melakukan ministry dengan nama WFJ (Wrestling For Jesus), gara-gara mereka melihat terlalu banyak orang yang menonton acara semacam Smackdown (gulat boongan), dan mereka berpikir... kenapa gak bikin acara kayak gitu tetapi sambil memberitakan Injil? Liat di www.wrestlingforjesus.org.

Salah satu adegan yang diperagakan adalah Jesus vs Devils. Dan juga penyiksaan Yesus sampe ke kayu salib.

Baca juga berita-berita unik tentang Yesus di blog-ku yang lain di www.jesusblitz.blogspot.com

Jumat, 18 Mei 2007

INDONESIAN IDOL 2007

Kita berharap, anak-anak Tuhan yang menjadi public figure di masayarakat dapay menjadi garam dan terang, atau seenggaknya gak jadi batu sandungan deh. So mari kita berdoa buat para calon-calon artis kayak Idol 2007 mendatang.
Wakil anak Tuhan di Idol kali ini cuman ada 4 orang. Kalo mau dukung, boleh aja. Asal bijak deh sama pulsa. Tinggal ketik NAMA kirim SMS ke 9288

Fandy Gaby
WilsonSteve

Senin, 14 Mei 2007

SPIDER-MAN 3 (2007) BIBLE STUDY

Spoiler warning!: Buat yang belum nonton Spider-Man 3, hati-hati ada spoilernya!

Pemain: Tobey Maguire, Kirsten Dunst, James Franco, Rosemary Harris, J.K. Simmons, Thomas Haden Church, Topher Grace, Bryce Dallas Howard, Daniel Gillies, Ted Raimi, Adrian Lester, Theresa Russell, James Cromwell, Elizabeth Banks, Steve Valentine.
Penulis: Alvin Sargent
Sutradara: Sam Raimi
Sinopsis: Peter akhirnya mendapatkan cinta MJ, tapi ia juga harus menjalankan tugasnya sebagai pahlawan Spidey. Di tengah usahanya untuk menyeimbangkan waktu, pakaian Spidey-nya terkontaminasi alien sehingga menjadi hitam dan merasuk ke tubuhnya. Ia menjadi sombong dan jahat. Sementara itu, musuh supernya yang baru: Sandman dan New Goblin membuatnya kewalahan, tapi lebih kewalahan lagi ketika ia harus bertarung dengan dirinya sendiri.



Sony Pictures gak salah milih orang waktu mereka ngasih tugas buat ‘menghidupkan’ tokoh komik Spider-Man 7 tahun lalu kepada Sam Raimi (47). Setidaknya, Sony dapet 1,6 milyar dollar Amrik hanya dari 2 film Spidey. Dengan bujet 250 juta dolar, Spider-Man 3 jadi film termahal sepanjang masa, tapi gak bisa dipungkiri mereka gak cuman balik modal, tapi jadi tambah tajir. Di tangan Raimi, Spider-Man gak cuman jadi tokoh superhero yang selalu benar dan sukses, tapi karakter Peter Parker banyak dikembangkan sebagai manusia biasa yang gak luput dari dosa, serta cerita yang mengusung tema kristiani!

Dalam wawancaranya dengan Christianity Today, Raimi berbicara tentang tema spiritual Alkitab dari filmnya, terutama bagian yang ketiga yang tayang Mei lalu. Dari semenjak Spider-Man pertama dan kedua, moralitas alkitabiah kental dalam ceritanya. Bahkan Spider-Man 2 (2004) bisa dibilang The Passion of Peter Parker, dimana Peter bergumul tentang apakah ia harus jadi pahlawan atau tidak, dan diakhiri dengan adegan menahan laju kereta api dengan posisi seperti disalib dan luka di telapak tangannya, menyelamatkan ratusan orang dalam kereta, lalu ia ‘mati’ dan hidup kembali untuk menjadi pahlawan.

Kini, film yang ketiga, menggambarkan apa yang dikatakan Paulus di Roma 7:15 “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.”. Makanya taglinenya pun berbunyi “The Battle Within” (perang dengan diri sendiri). Film ini menampilkan cinta, persahabatan, kesombongan, dendam, pengakuan dosa, pengampunan dan penebusan dosa, semua yang diajarkan di Alkitab. “Peter harus menyingkirkan kesombongannya. Dia juga harus menyingkirkan hasratnya untuk membalas dendam. Dia belajar bahwa kita semua manusia berdosa. Dia harus belajar mengampuni” begitu jelas Sam Raimi.

Oke deh, selain pertarungan seru, drama yang mengharukan dan special effex yang keren abis, apa aja yang bisa kita dapet dari Spider-Man 3? Tema besarnya adalah mengalahkan cobaan, “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!” (Roma 12:21). Dan setidaknya ada 5 hal yang bisa kita pelajari.

1. KITA BUTUH ORANG LAIN
Setelah dalam Spider-Man 2 Peter malah menuai kebencian dari orang-orang gara-gara koran Daily Bugle yang mendiskreditkan dia dan menganggapnya kriminal, kini koran pimpinan Jonah J. Jameson itu mulai ‘bersahabat’ dengannya. Ia kembali dielu-elukan sebagai pahlawan, semua orang mengidolakan dia. Apalagi ketika Spidey berhasil menyelamatkan Gwen Stacy, putri komisaris polisi New York, ia dapet penghargaan dan publisitas yang bikin dia gede kepala! Kesombongannya bikin ia lupa diri, ia menyakiti hati Mary Jane. Ketika MJ butuh Peter untuk memahami perasaannya yang hancur gara-gara dipecat dari pekerjaan impiannya, Peter malah ngomongin hebatnya Spider-Man. Buntutnya, MJ kecewa, marah, dan hubungan mereka terancam. “Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?” (1 Korintus 4:7).

Mary Jane mengingatkan Peter, “Kita semua butuh pertolongan orang lain suatu saat, Peter. Bahkan Spider-Man sekalipun!”. Dan hal itu dibuktikan, di akhir cerita Spidey butuh ‘pahlawan’ lain untuk menolong MJ dari ancaman Sandman dan Venom.

2. MEMBUKA CELAH BAGI DOSA
“Biasanya aku memakai dosa seperti pakaian, kini ia menempel di kulitku!” Alfred deMusset (1810-1857, seniman Prancis)

Sebuah meteor terdampar di bumi, sejenis alien berbentuk cairan hitam kental mengikuti Peter Parker sampai ke rumah kontrakannya. Alien ini hanya memperhatikan dan memperhatikan, seperti mencari kesempatan dan celah. Dan hari itu tiba, Peter diliputi dendam kesumat di hatinya karena berita pembunuh asli pamannya kabur dari penjara. Dalam suasana hati penuh benci itulah si Alien merasuki pakaian Spidey-nya, dan mengubahnya menjadi hitam. Ketika Peter memakainya, ada perasaan ‘enak’ yang ia rasakan. Awalnya, baju Spidey yang sudah berubah warna menjadi hitam itu bisa dengan mudah dipakai dan dilepas. Ia menjadi brutal, membunuh, penuh cemburu buta, menyakiti dan penuh kebencian. Ia ‘membunuh’ Sandman, menyakiti MJ, mengucapkan hal-hal yang gak pantas pada Harry Osborne dan ia mempermalukan Eddie Brock. Semakin lama pakaian hitam itu dipakainya, ia menyatu dengan tubuhnya sehingga sulit dilepaskan! Ia gak lagi bisa mengontrolnya, semua perbuatannya gak bisa ia kendalikan. Padahal Peter udah menyesali segala perbuatan buruknya.

Jaga hati dari hal-hal yang gak berkenan. Jauhi benci. Ampuni orang yang bersalah pada kita. Jangan dendam. Soalnya ketika kita membiarkan hati kita diliputi hal yang negatif, dosa sudah mengintip, mencari kesempatan dan celah, sama kayak si alien yang nyari celah menunggu hati Peter penuh benci untuk kemudian ia kuasai. “Hendaklah kalian waspada dan siap siaga! Sebab Iblis adalah musuhmu. Ia seperti singa berjalan ke sana kemari sambil mengaum mencari mangsanya.” (1 Petrus 5:8 BIS)

“Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia menyembunyikannya di bawah lidahnya, menikmatinya serta tidak melepaskannya, dan menahannya pada langit-langitnya...” (Ayub 20:12-16). Dosa itu rasanya manis, enak dilakukan. Nonton pilem porno? Enak. Mencuri? Enak. Balas dendam? Enak. Mencontek? Enak. Tapi ketika dosa yang enak itu dilakukan dan dilakukan, akan menjadi kebiasaan. Dan ketika jadi kebiasaan, kita akan sulit melepaskannya! Kita menjadi hamba dosa, dosa yang mengatur kita, dosa yang mengontrol kita. Ujung-ujungnya bisa maut! “Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.” (Yohanes 8:34). “Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.” (Roma 6:12).

Phillip Brooks, seorang penulis, berkomentar tentang film ini, “Berperanglah dengan dosamu, dan biarkan peperangan itu membuatmu jadi rendah hati dan penuh simpati ketika kamu harus bertarung dengan dosa-dosa di dunia ini”.

3. DENDAM
Peter tergoda untuk membalas dendam, tapi Bibi May menasehatinya dengan bijak, “Saya kira gak ada alasan untuk kita bergembira atas kematian orang lain. Pamanmu gak akan mau kamu hidup dengan dendam dalam hatimu walaupun hanya sedetik. Dendam itu seperti racun. Ia dapat menguasai kita. Dan sebelum kita menyadarinya, ia sudah membuat kita jadi jahat!”.

Ketika Peter sadar akan kekhilafannya, ia menyesal dan ingin melepaskan ‘pakaian dosanya’, tapi ternyata ‘pakaian dosa’ itu sudah melekat dengan tubuhnya dan gak bisa dilepas. Peter lalu datang pada Tuhan (digambarkan dengan masuk ke sebuah gereja) dan Tuhan menjawabnya dan melepaskannya dari pakaian itu (jawabannya berupa suara lonceng gereja yang membuat pakaiannya terlepas).

Di malam yang sama, Eddy Brock datang kepada Tuhan, tapi dengan membawa hati yang penuh dendam kesumat pada Peter yang telah mempermalukannya dan merebut pacarnya, “Aku orang baik-baik. Aku datang pada-Mu hari ini dengan rendah hati dan malu. Untuk memohon pada-Mu satu hal: aku ingin Kau bunuh Peter Parker!”. Dan sekalipun ia ada dalam gereja, dengan hati penuh benci, dosa hinggap kepadanya dan mengubahnya menjadi si iblis Venom. “Saya diberikan kekuatan yang belum pernah saya impikan. Seperti turun untukku dari surga!” ujar Venom, dia tidak menyadari bahwa kekuatan itu berasal dari ‘neraka’. Di akhir cerita, Eddy malah memilih untuk gak mau melepaskan pakaiannya, padahal Peter sudah menolongnya melepaskan dirinya dari pakaian alien itu, akibatnya Eddy mati bersama ‘pakaian dosa’ itu. “Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.” (Yakobus 1:15)

3. KITA PUNYA PILIHAN
Spider-Man 1-3 selalu menekankan tentang pilihan. Peter menemukan bahwa pembunuh asli pamannya ternyata masih berkeliaran, tapi ia bisa memilih untuk membalas dendam atau mengampuni. Eddy Brock dipermalukan oleh Peter Parker yang mengakibatkan ia dipecat dengan gak hormat, belum lagi pacarnya diserobot sama Peter, tapi ia bisa memilih untuk memaafkan atau membalas dendam. Harry Osborne pun demikian, ia memilih untuk dikuasai amarah dan memburu Spidey demi membalas dendam kematian ayahnya. Bernard, pelayannya Harry, bilang gini: “Aku telah menyaksikan bagaimana kegelapan menguasai ayahmu, angkara murka yang harus ia bayar dengan nyawanya”. Akankah Harry melihat cahaya dan meninggalkan kegelapan itu? “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” (Yohanes 1:5).

4. PENGAMPUNAN ADALAH KEKUATAN SUPER SEBENARNYA
Peter pun harus memilih. Di akhir cerita ia memilih yang benar. Ia memilih untuk mengampuni Flint Marko, sang pembunuh pamannya. “… dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13). Seperti pepatah cina bilang, “Siapa mencari pembalasan dendam, ia harus menggali dua lubang kuburan. Satu untuk musuhnya, satu lagi untuk dirinya sendiri”.

Sam Raimi bilang Peter harus merendahkan dirinya, “Peter menganggap dirinya ‘tak berdosa’ dibanding para penjahat. Makanya kami (Raimi dan tim) ingin membuat Peter mengerti bahwa hidup itu tidak hitam putih, kita semua adalah manusia, dia tidak lebih baik dari orang lain. ...dia harus belajar bahwa diapun gak luput dari dosa, dan sebaliknya, para ‘penjahat’ itupun punya rasa kemanusiaan. Yang harus kita lakukan adalah untuk tidak membalas dendam, tapi mengampuni”.

Nggak ada penjahat dalam Spider-Man 3. Semua karakter di dalamnya hanyalah manusia yang mencari hidup baru, solusi dan pengampunan. Flint Marko (Sandman) terlibat tindak kriminal karena putus asa mencari biaya untuk pengobatan anaknya, Peter bilang padanya: “Saya pikir, sudah cukup hukuman untukmu”, ia ingin Flint memulai hidup barunya. Nasehat yang sama ia bilang juga pada Eddie Brock, “Jangan menyerah pada angkara, Eddie. Dia hanya membuatmu jadi penuh kebencian”.

“Apa yang kita punya di dunia ini adalah kasih sayang dari sahabat dan keluarga kita, dan kenyataan bahwa mereka layak untuk mendapatkan pengampunan kita” (Peter Parker)

5. NYAWA UNTUK SAHABAT
Dalam film ini, Harry Osborne-lah yang mewakili sosok Kristus khususnya dalam hal pengorbanan. Ketika Harry harus masuk rumah sakit, seorang suster memuji temen-temennya Harry yang baik-baik (Peter dan Mary Jane), dan Harry bilang begini: “Mereka sahabatku, aku rela mati untuk mereka”. Pada akhir cerita, Harry mengorbankan dirinya untuk mati terbunuh oleh Venom untuk melindungi Peter Parker.

Sama persis kan kayak yang dikatakan Yesus, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku…” (Yohanes 15:13-14a). Dan kita tau semua kalo Yesus membuktikan kasihNya dengan memberikan nyawaNya untuk sahabat-sahabatNya, yakni kita semua, sehingga kita beroleh keselamatan. (By Fery!GFRESH! www.budchrist.blogspot.com)

Kamis, 10 Mei 2007

TUKUL ALKITABIAH

Gara-gara orang-orang ngomongin terus si Tukul Arwana, gwe jadi penasaran pengen nonton acara Empat Mata di Trans7. Ternyata... yaa... lumayan lucu. Tapi ada yang unik dari acara ini, terutama dari Tukul.

Tukul kini jadi fenomena, gimana seorang katro en ndeso bisa ngehost acara talkshow yang biasanya dipandu orang pinter. Tapi gwe sekarang malah berpendapat Tukul lebih keren daripada host-host yang pinter! Kadang host yang lain suka basa-basi or nyari-nyari kata-kata bijak, atau komentarnya malah klise, tapi nggak dengan Tukul. Komentarnya dia ambil dari hidupnya. Kata-kata bijaknya dia ambil dari prilaku sehari-harinya.

Tapi bukan itu yang gwe mau tulis. Selama gwe nonton tiap harinya acara ini, gwe nemuin komentar-komentar Tukul yang 'alkitabiah'! Walaah.... becanda loe! Secara Tukul kan bukan orang Kristen, hehe. Lho, itu bukti bahwa ajaran Alkitab memang adalah ajaran bijak yang bisa diterima oleh siapa aja. Memang sih, Tukul gak ngambil itu dari Alkitab, mungkin dia denger dari temen, atau memang dia biasa melakukannya.

Contohnya apa aja sih? Penasaran ya! Ini dia beberapa celotehan yang diucapin Tukul pas show yang udah gwe temuin. Kalimat persisnya sih gwe gak tau, soalnya gak dicatet, cuman diinget aja.

1. "Kalo tangan kanan kita memberi, tangan kiri gak boleh tau!"
Firman Tuhan bilang: "Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu." (Matius 66:3).

2. "Kalo kita pengen besar, kita harus membesarkan orang lain dulu!"
Firman Tuhan bilang: "Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu" (Matius 20:26-27).

3. "Kekuranganku adalah berkah untukku"
"Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat." (2 Korintus 12:10)

4. "Siapa membuka rejeki buat orang lain, rejeki kitapun akan terbuka"
Firman Tuhan bilang: "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." (Lukas 6:38).

5. "Tampangku memang jelek, but my heart is goooood!"
"Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." (1 Samuel 16:7b)

Rabu, 09 Mei 2007

SUPERMAN: GAMBAR YESUS

Superman adalah putra terakhir dari planet Krypton yang dikirim ke bumi sebelum planet itu musnah. Ia dibesarkan oleh keluarga Kent sebagai Clark Kent sebelum akhirnya ia tau panggilan hidupnya untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran.

Look, up in the sky,
it’s a bird,
it’s a plane,
it’s…SUPERMAN!

Nggak ada superhero sepopuler Superman, sekalipun dia membawa bendera Amrik, tapi figurnya udah dianggap universal. Superman adalah superhero pertama dalam komik yang punya kekuatan super (superhero pertama yang berkostum adalah The Phantom).

ASALNYA PENJAHAT
Awalnya Jerry Siegel (penulis) dan sobatnya, Joe Shuster (ilustrator), pengen banget bikin komik strip buat di koran or majalah. Tahun 1933 terciptalah tokoh Superman dalam majalah bikinan sendiri berjudul The Reign of Superman, tapi karakternya adalah seorang penjahat super berkepala botak. Gara-gara ceritanya nggak heboh, lalu dibikinlah versi keduanya, kali ini Supermannya ada di sisi baik. Sayang, nggak ada satupun penerbit koran dan majalah yang tertarik memuat komikstrip mereka. Beruntung mereka ketemu sama M.C. Gaines yang merekomendasikan mereka pada D.C. Comics yang menganggap komikstrip mereka ‘colorful… different… and full of action’. Akhirnya Superman pertama muncul sebagai buku komik di buklan Juni 1938 (Action Comics #1) dan nge-‘bum’!

Baru pada April 1940 (Action Comics #23), Superman ketemu lawan seimbangnya, Lex Luthor. Lalu ceritanya berkembang ke sandiwara radio, di situlah cerita tentang kryptonite mulai muncul, juga tokoh Jimmy Olsen (temen kerja Clark Kent). Tahun 1941 Superman mulai difilm-kartunkan.

Tahun 1948 berkembang jadi serial film, dan mulai identik dengan Christopher Reeve ketika dia memerankannya sebagai Superman di layar lebar tahun 1978. Komik Superman selalu laku keras. Tercatat dalam sejarah yang menghebohkan adalah ketika penulis komik John Byrne menerbitkan “The Death of Superman” di Januari 1993, menimbulkan reaksi besar di masyarakat pecinta komik. Untunglah pada Oktober 1993 Superman bangkit kembali dan makin populer dengan serial tipi Lois and Clark: The New Adventures of Superman, Smallville, video games, buku, mainan, dsb.

SUPERMAN AND RELIGION
Meski datang dari background kristen Protestan, Superman sering digambarkan fleksibel dalam kekristenan. Dalam komik “Superman: For Tomorrow” (Superman #209-215) Superman diceritain ngobrol dengan seorang pastor katholik untuk pengakuan dosa, dan konseling dengan seorang pendeta. Dalam "Superman For All Seasons" Clark remaja bertanya pada pendetanya meminta pertolongan dalam pergumulannya karena bingung apa yang harus dia lakukan dengan segala kekuatan uniknya.

Kalo ditanya, “apakah Superman menyembah Tuhan? Apa yang dia minta kalo dia lagi berdoa?”, kira-kira apa jawabanya ya? Elliot S! Maggin, kepala penulis skrip komik Superman dari DC Comis menjawab, “Saya memberi semua karakter yang saya ciptakan agama mereka masing-masing. Itu bagian dari latar cerita. Itu bagian dari proses untuk mengenali karakter dengan baik sebelum menulis ceritanya. Jimmy Olson seorang Kristen Lutheran, Lois Lane Katholik, Lex Luthor beragama Yahudi. Bruce Wayne seorang Episcopalian. Clark Kent, sama seperti keluarga Kent, adalah seorang Methodist. ...Saya pikir Superman terlalu rendah hati untuk meminta sesuatu dalam doa, tapi saya pikir dia berdoa secara spontan, terbiasa dan konstan, kayak kalo kita lagi berkata-kata pada diri sendiri or bersenandung ketika lagi mandi”. From: Mark Millar, "Superman: Red Son", published 27 April 2003 in Sunday Times in Scotland (http://toothwatch.tripod.com/redson1.html; viewed 10 January 2006)

20 PERSAMAAN SUPERMAN DENGAN YESUS
Setelah lebih dari 20 tahun Superman absen di perfilman Hollywood, dia kembali bulan lalu dalam Superman Returns yang dibintangi Brandon Routh arahan sutradara Bryan Singer. Tapi taukah kamu kalo Superman Returns adalah sekuel dari Superman: The Movie (1978) dan Superman II (1981) yang dibintangi bintang legendaris Christopher Reeve (alm) arahan sutradara Richard Donner? Gwe bakalan sedikit bahas tentang dua film sebelumnya itu dari sisi yang lain.

Sementara Peter Parker bersembunyi dalam topeng Spider-Man dan Bruce Wayne menyamar menjadi Batman, Superman berlaku sebaliknya, ia bersembunyi di balik tampang culun dan bloon Clark Kent. Inilah yang membedakan tokoh Superman dengan superhero lainnya, diri sejati dari Superman bukanlah Clark Kent tapi Superman itu sendiri. Sama seperti dalam Jesus story, Tuhan yang sejati datang ke bumi berlaku seperti manusia dalam proyek keselamatan yang Ia rancang.

Anton Karl Kozlovic dari School of Humanities The Flinders University of South Australia menulis tentang figur Kristus dalam cerita Superman dengan judul Superman as Christ-Figure: The American Pop Culture Movie Messiah, ia menemukan sedikitnya 20 persamaan antara Superman dengan Yesus (dengan mengacu pada film Superman: The Movie (1978) dan Superman II (1981).

Pada skrip orisinilnya, Mario Puzo menulis cerita Superman: The Movie (disingkat S1) berdasarkan cerita mitologi Yunani. Tapi kemudian para penulis baru yang bergabung dan Richard Donner (sang sutradara) merombaknya. Awalnya Donner nggak mengakui adanya makna spiritual dalam S1, mungkin karena adanya ancaman dari berbagai pihak, “Saya pernah diancam, karena orang menuduhku membuat Marlon Brando (pemeran Jor-El, ayah Superman) sebagai Tuhan dan Reeve sebagai Yesus... Ada FBI dan LAPD mencari mereka”.

Tapi beberapa tahun kemudian ia dengan senang mengakui kandungan pesan penyelamatan mesias dalam filmnya, “Sudah menjadi rencana saya dari awal untuk membuat cerita tentang Brando mengirim Christopher Reeve ke bumi dan berkata ‘I send them my only son’. Itu adalah penggambaran Tuhan mengirim Yesus ke dunia”. Jadi bukan kebetulan jika banyak sekali simbolik Kristus dan adegan dalam S1 dan S2 yang terinspirasi ‘adegan’ dalam cerita Yesus dalam Alkitab.

Gwe setidaknya menemukan 20 Superman-Jesus parallels. Yang mana aja sih?
1. Kal-El (nama asli Superman) adalah anak asli satu-satunya dari Jor-El, sama seperti Yesus adalah ‘the only begotten son’ dari Allah Bapa (Yohanes 3:16).
2. Menurut komiknya, nama Kal-El berarti ‘Anak Bintang’. Lois ane menyebut Superman sebagai ‘teman dari bintang yang lain’. Yesus adalah ‘bintang timur yang gilang-gemilang’ (Wahyu 22:16).
3. Pesawat yang membawa bayi Kal-El berbentuk bintang terang di langit, menggambarkan bintang Bethlehem yang menunjukkan bayi Yesus (Matius 2:7-12).
4. Pesawat yang membawa bayi Kal-El terdampar di sebuah pedesaan membentuk kawah berbentuk rahim (atau palungan). Hal ini menggambarkan kelahiran bayi Yesus di pedesaan dalam sebuah palungan (Lukas 2:10-20).
5. Kal-El meninggalkan Krypton menuju bumi dan tinggal di Smallville. Lalu ia bersembunyi di Arctic (Fortress of Solitude) untuk menemukan dirinya yang sebenarnya sebelum kemudian pindah ke Metropolis untuk menunaikan tugas dari Jor-El. Yesus meninggalkan Surga menuju bumi dan tinggal di Nazareth. Ia kemudian pergi ke padang gurun untuk berpuasa 40 hari sebelum kemudian Ia kembali untuk menunaikan tugas mesiasnya dari Bapa.
6. Clark mempunyai ortu angkat Martha dan Jonathan. Yesus mempunyai ‘ortu angkat’ Maria dan Joseph (Yusuf).
7. Dalam versi komiknya, nama tengah Clark Kent adalah Joseph. Sebelum Clark menemukan jati dirinya sebagai Superman, Jonathan meninggal dunia. Yusuf tidak lagi diceritakan ketika Yesus dewasa, dalam beberapa versi tafsiran, ia meninggal dunia sebelum Yesus menunaikan tugasNya sebagai mesias.
8. Superman lebih sering menggunakan nama Clark Kent (yang diberikan ortu angkatnya) daripada nama Kal-El (nama yang diberikan Jor-El). Yesus adalah nama yang diberikan ortu angkatnya (Matius 1:25), nama yang diberikan Bapa adalah Imanuel (Matius 1:23).
9. Clark remaja (umur 18 tahun) masuk ke Fortress of Solitude di antartika untuk menemukan tujuan hidupnya. Dan di umur 30 ia berubah jadi Superman, itu berarti ada masa yang hilang yang tidak diceritakan. Cerita Yesus di Alkitabpun mempunyai masa yang ‘hilang’ alias tidak diceritakan, yakni antara umur 12 tahun ketika Ia mengajar di Rumah Allah (Lukas 2) sampe umur 30 langsung menuju cerita tentang Yesus dibaptis (Lukas 3).
10. Pada umur 18, Clark merasa mendengar panggilan dari utara untuk melakukan tugas ayahnya, lalu ia pergi menuju Antartika menemui Jor-El. Yesus dipanggil/dipimpin oleh Roh menuju padang gurun sebelum kemudian Ia melakukan tugasNya (Markus 1:12).
11. Tugas Superman dari Jor-El adalah untuk menolong membetulkan kesalahan-kesalahan di bumi yang hancur (to help right the wrongs of a troubled Earth). Yesus ditugasi untuk memulihkan bumi yang hancur dengan pesan kasih dari Tuhan.
12. Clark Kent punya kehidupan ‘normal’ sebagai pelajar dan kemudian jadi wartawan, selain sebagai Superman penyelamat dunia. Yesus pun punya kehidupan ‘normal’ sebagai tukang kayu dan pengajar (Markus 6:3), selain tugas utamaNya sebagai juru selamat yang juga melakukan mujizat.
13. Batman adalah alter egonya Bruce Wayne (pribadi aslinya adalah Bruce, bukan Batman). Berbeda dengan Superman, Clark Kent adalah alter egonya Superman (Superman adalah pribadi aslinya Clark, bukan sebaliknya). Yesus sebagai Tuhan adalah pribadi sejatiNya, Yesus sebagai manusia hanyalah sementara (2000 tahun lalu).
14. Luthor menawarkan Superman kekuasaan di dunia asal Superman mau bergabung dengannya. Superman menolaknya. Yesus pernah dicobai iblis yang menawarkan kekuasaan di dunia (Matius 4:8-9) tapi Yesus menolaknya mentah-mentah (Matius 4:10).
15. Lex Luthor hanya bisa mendeteksi Superman menggunakan gelombang Alpha. Nama lain dari Yesus adalah Alpha (Wahyu 1:8).
16. Lois Lane dibawa terbang oleh Superman, di angkasa Superman melepaskan tangannya. Awalnya Lois bisa terbang mengapung dengan mudah, tetapi kemudian ia takut dan akhirnya jatuh, lalu ditangkap oleh Superman. Paulus melihat Yesus berjalan di atas air, ia ingin juga melakukannya dan Yesus mengajaknya. Awalnya ia bisa berjalan di atas air, tapi kemudian ia takut sehingga ia tenggelam, lalu ditangkap oleh Yesus (Matius 14:25-31).
17. Superman punya kekuatan super dan banyak melakukan ‘mujizat’. Kalo Yesus? Jangan tanya.
18. Lois Lane mati tertimbun longsor gempa akibat bom nuklir Luthor. Superman memutar balik waktu sehingga Lois bisa ‘dibangkitkan’ lagi. Yesus banyak sekali melakukan mujizat membangkitkan orang mati, diantaranya Lazarus (Yohanes 11:41-44).
19. Superman bisa dengan mudah melepaskan diri dari kerumuman (misalnya ada satu adegan ia dikerubuti massa dan ia berputar seperti bor masuk ke dalam tanah). Yesus juga sering dapat menghindar kerumunan dengan mudah (Lukas 4:29-30).
20. Superman dirantai dengan batu Kryptonite oleh Luthor dan ‘dikubur’ dalam air, lalu Luthor meluncurkan dua bom nuklir untuk membuat gempa di California dan New Jersey. Tapi kemudian Superman bangkit lagi dan menggagalkan rencana Luthor. Yesus disalib dan mati lalu dikubur, kemudian terjadi gempa (Matius 27:54), dan tiga hari kemudian Ia bangkit dan menang (Yohanes 20).

http://budchrist.blogspot.com

KITA ADALAH SUPERMAN!

Kita adalah Superman! Hah?! Maksud lo? Superman bisa terbang, sedangkan gwe bisa terbang kalo punya tiket Garuda. Superman bisa liat tembus dinding, ...gwe juga bisa sih, tapi cuma tembus plastik. Superman bisa angkat mobil dengan satu tangan, gwe juga bisa angkat dengan satu tangan... tapi bukan mobil, cuma donat. Lalu... apa samanya gwe ama Superman?

1. Superman adalah seorang alien, makhluk asing, bukan manusia yang berasal dari dunia ini. Dan gue mau kasih tau kamu something incredible: kita juga semacam alien! Di Yohanes 17:16 Yesus bilang tentang murid-muridnya "They are not of the world just as I am not of the world." (NKJV, “Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia”).

2. Superman punya kekuatan super di bumi lantaran efek dari kekuatan asalnya di planet Krypton. Di ayat diatas dibilang kita berasal dari tempat yang sama dengan Yesus. Bayangin kekuatan super-nya Yesus... dan bayangin kita juga pasti ketularan efek yang sama. Apalagi Alkitab bilang: “Segala hal dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Filipi 4:13), Yesus memberikan kekuatan ‘super’-nya pada kita! Apa aja kekuatan super itu? Satu, kita punya kuasa Yesus (Yohanes 14:12, Matius 28:19-20 dan masih banyak lagi deh!). Dua, kita punya kekuatan supranatural (Markus 16:17, Filipi 4:13). Tiga, kita punya perlengkapan super senjata Allah (Efesus 6, 2 Korintus 10:5, 1 Korintus 12-14).

3. Yesus bilang kita bisa ngelakuin apapun yang pernah dilakukan Yesus semasa Dia hidup sebagai manusia di bumi, bahkan bisa ngelakuin perkara yang lebih besar! LEBIH BESAR LHO! Nah, apa aja sih yang pernah Yesus lakuin di bumi dulu? Dia menyembuhkan orang sakit, berjalan di atas air, mengubah air menjadi anggur, bikin orang buta bisa melihat, nyembuhin orang lumpuh, bangkitin orang mati, berbicara dengan kuasa, mengasihi semua orang, dsb, dll, dst. Nah, Yesus bilang kita juga bisa melakukan hal yang sama bahkan lebih besar: kita bisa membuat orang berubah dan berbalik pada Yesus dan mendapatkan keselamatan dengan Kasih! Itulah kekuatan paling penting.

"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.". Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” (Markus 16:15-20).

HATI-HATI KRYPTONITE!

Kayak Superman yang kalah sama batu Krypton, kita juga punya kelemahan. Batu Krypton kelemahan kita adalah:

1. Kesombongan. Kalo kita diberi kekuatan sama Tuhan untuk ngelayani orang lain yang membutuhkan kita (kayak Superman yang suka menolong yang lemah dan memberantas kejahatan) maka kita bakalan diserang oleh yang namanya kesombongan. Padahal, Yesus bilang kalo segala kemuliaan itu hanya bagi Tuhan. Kekuatan yang kita punya adalah pemberian dari Yesus dan digunakan untuk melayani orang lain, bukan buat kesombongan. Salomo yang punya kuasa dan hikmat dan kekayaan dari Tuhan pun akhirnya harus ‘jatuh’ gara-gara sombong (baca apa yang dipikirin Salomo sebelum jatuh di Pengkhotbah 17:16).

2. Lemah iman. Ini hampir kebalikannya dari kesombongan tapi negatif, kita justru malah nggak pede sama karunia or kuasa yang udah diberiin ama Tuhan. “Ah, gue cuma manusia biasa, penuh bergelimang dengan dosa, mana mungkin aku bisa ngedoain orang en orang itu jadi sembuh?”. “Kamu aja deh yang maju... gue kan cuma jemaat biasa!”. ‘Kerendahan hati’ yang palsu ini bisa bikin kekuatan Tuhan jadi malfunction alias error-error-error, tut-tut-tut. Hei! Baca yang lengkep di Efesus 5:8-14, kita harus bangun dan bersinar!!! Percaya apa yang dikatakan Tuhan dan lakukan dengan kuasa! You are powerful

“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” Ibrani 12:1

3. Dosa. Mau dibilang kecil or gede, mau bentuknya apapun, dosa itu adalah Kryptonite buat kita, menyedot semua kekuatan super kita. Kita harus lari daripadanya, sebab Kryptonite itu bakalan bikin kita mati (baik roh maupun fisik kita)!

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23).

JADILAH SUPERMAN!

Kamu adalah Superman bagi dunia ini, mau percaya or nggak. Kayak Jor-El (bapaknya Superman) yang mengutus Kal-El (Superman) buat nyelametin bumi dari kehancuran, Bapa kita di Surga juga kayaknya nggak ada pilihan lain selain harus percaya pada kita untuk mengemban misi yang pernah Yesus emban dulu. Kita-kita adalah harapan Tuhan untuk membuat dunia jadi lebih baik.

Tapi, apa yang terjadi kalo Clark Kent tetep pake kacamatanya en berlagak bego ketika ada orang yang harus ditolong? Apa yang terjadi kalo Batman tetep nginep di Batcave-nya nonton tipi padahal si Joker lagi ngerampok bank? Apa yang terjadi kalo Peter Parker sibuk nyari duit motretin orang sementara ada nenek-nenek diculik Green Goblin?

“...Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:18)

Lagipula... kalo kita udah Tuhan kasih kekuatan ‘super’ tapi kita nggak menggunakannya, itu dosa lho! “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.” (Yakobus 4:17). Bahkan kalo kita nggak memperingatkan orang akan kesalahan mereka, kita juga kena getahnya lho (baca: Yehezkiel 3:13-19).

So... lain kali kalo ada temen butuh bantuan kamu, kenapa nggak dengan senang hati kamu bantuin? Kalo sekolahmu kena ‘kesurupan nasional’, ngapain panggil-panggil paranormal! Maju bawa nama Yesus yang berkuasa mengusir iblis. Kenakan perlengkapan senjata supermu dan go save the world! (F!)

Selasa, 01 Mei 2007

HOW TO BE A SUPERHERO

(artikel ini pernah dimuat di majalah GFRESH! Juli 2005 tapi udah dikembangin, lho!)

Ngomong-ngomong soal super hero, bukankah kita semua pengen kalo kita bisa jadi seorang super hero? Punya kekuatan super, menolong orang, membela yang benar, menegakkan keadilan? Siapa sih yang mau? Ah.. tapi itu hanya khayalan. Bukan?

Are You A Superhero?
Coba kamu perhatikan ciri-ciri dari seorang superhero:

1. Kamu bisa mengangkat sebuah mobil dengan hanya satu tangan (dan kemudian mengembalikannya ke kotak mainan adikmu)?
2. Kamu bisa melihat tembus tembok (lewat jendela misalnya)?
3. Kamu bisa menghilang (terutama jika ibumu menyuruhmu membereskan kamar tidur)?
4. Kamu bisa meremukkan dengan mudah seekor monster (seperti laba-laba atau kecoa)?
5. Kamu bisa melompati sesuatu (anjingmu, tas dsb) dengan hanya satu kali lompatan.
6. Kamu bisa berganti kostum secepat kilat (apalagi jika cowok/cewek kecenganmu tiba-tiba datang ke rumahmu)?
8. Kamu bisa membengkokkan benda-benda metal (seperti paperclip) dengan tangan kosong?
9. Kamu bisa melompat-lompat tinggi (sampai ibumu menyuruhmu berhenti karena takut springbed-mu jebol)?
10. Kadang-kadang kamu pake baju ketat.
11. Biasanya orang-orang bilang, “wah, pangling nih kamu kalo nggak pake kacamata!”
12. Orang-orang sering nanya, “kamu dari planet mana sih!?” (terutama kalo kamu lagi telmi)

Jika jawabannya iya, bersiap-siaplah untuk menjalankan tugasmu membela kebenaran dan menyelamatkan dunia!

No Need Super Power

Ternyata untuk menjadi superhero enggak perlu punya super power! Hah, kok bisa? Liat aja jawaban-jawaban angket tadi, hampir semua ‘kekuatan super’ yang dimaksud adalah sebenarnya bukanlah kekuatan super sama sekali, kita bisa mendapatkan dan bahkan kita juga udah punya kekuatan itu. Hanya saja kita kadang nggak menyadarinya.

1. Baik hati dan selalu menolong. Superman selalu menolong, dasarnya adalah karena dia baik hati. Tuhan Yesus selalu menolong karena Dia punya kebaikan dan kebenaran dan belas kasihan dalam hatiNya. Kita anak-anakNya diwarisi hal itu dan dituntut untuk mempraktekannya dalam keseharian kita. Apa yang kita rasakan ketika melihat orang yang jatuh dari sepeda motornya sambil membawa banyak barang bawaan? Apa yang kita rasakan ketika melihat pengemis kelaparan di pinggir jalan? Melihat seorang tua kerepotan mendorong angkotnya yang mogok? Melihat seorang ibu berdiri di bus sementara kita duduk? Melihat nenek tua hendak menyeberang?

2. Bisa diandalkan
. Batman akan segera datang ketika kepolisian kota Gotham membutuhkannya, tinggal sorotkan sinar berbentuk lambang kelelawar ke angkasa hitam. Orang-orang butuh orang lain yang dapat diandalkan. Jadilah orang yang bisa diandalkan, baik sebagai seorang sahabat yang tak mungkin menolak ketika dimintai bantuan, jadi anak yang selalu menuruti apa kata orangtuanya, jadi pacar yang selalu mendorong kepada kebaikan, jadi tetangga yang siap sedia ketika RT RW membutuhkan bantuan, jadi murid yang kreatif sehingga dapat menyelesaikan segala masalah dengan bijak, dsb.

3. Punya kepekaan. Daredevil punya kepekaan tinggi melebihi manusia biasa. Telinganya dapat membedakan berbagai macam bunyi, matanya meski buta dapat berfungsi sebagai radar bagi sekitarnya. Kita bisa punya kepekaan itu. Kepekaan terhadap lingkungan sehingga kita akan menjaganya dan tidak mengotorinya, kepekaan atas masalah yang dialami keluarga atau teman sehingga bisa menjadi bijak dalam mengatasinya, terlebih daripada itu punya kepekaan akan suara Roh Kudus sehingga kita selalu menuruti kehendak Tuhan dan menjauhkan kita dari dosa.

4. Bertanggung jawab. Spider-Man girang ketika mendapati dirinya punya kekuatan super, dia menggunakannya untuk mencari uang agar dia bisa membeli mobil untuk dia banggakan kepada Mary Jane yang ujung-ujungnya malah bikin paman kesayangannya tewas ditikam penjambret. Spider-Man baru menyadari kalo sebagai pahlawan dia punya tanggung jawab besar, tanggung jawab untuk mempergunakan kemampuannya untuk menolong manusia dan untuk kebenaran. Ketahuilah, Tuhan tidak menciptakan kita tanpa bekal, dia membekali kita dengan talenta, entah itu satu, dua atau seratus, yang pasti kita harus bertanggung jawab untuk mengembangkannya, menggunakannya untuk kebaikan dan kemuliaan Tuhan. Bukan untuk jago-jagoan, tapi bukan juga untuk kita pendam.

5. Membawa damai. Neo dalam The Matrix Trilogy menggunakan kemampuannya untuk memperdamaikan antara kaumnya dengan kaum robot penjajah. Seorang pahlawan bangsa disebut pahlawan ketika ia membela bangsanya sampai titik darah penghabisan, tapi lebih mulia dari itu adalah jika dia membawa perdamaian, bukan peperangan. Buat kita, kita bisa jadi pendamai ketika orangtua kita cekcok, ketika sahabat kita bertengkar, ketika tetangga ribut.

6. Melakukan mujizat. The Flash bisa berlari secepat kilat, Elia juga bisa berlari mendahului kereta kuda! Superman bisa membekukan danau untuk memadamkan kebakaran hutan, Musa juga bisa membelah lautan untuk menyeberangkan orang-orang Israel dari kejaran Firaun! Hulk bisa mengangkat sebuah tank dan melemparkannya, Simson juga bisa merobohkan tiang sebuah gedung dan menghancurleburkannya! Magneto bisa menarik semua benda logam agar menempel di tubuhnya, Elia bisa menarik kapak besi agar mengapung di air! Phoenix dalam X-Men bisa mengeluarkan api dari tubuhnya, Sadrakh-Mesakh-Abednego malah bisa kedinginan di dalam perapian! Dan siapa bilang kita nggak bisa bikin mukjizat? Tuhan Yesus melakukan banyak mukjizat selama hidupNya di bumi dan Dia berkata bahwa kita bisa melakukan hal-hal yang lebih besar daripada yang Yesus lakukan itu! Artinya kita bisa melakukan apapun! Syaratnya ialah bukan untuk mencobai Tuhan, bukan untuk pamer or sombong, bukan untuk keinginan pribadi tapi untuk kemuliaan Tuhan, menolong sesama manusia dan tentunya dengan iman yang teguh!

Kita bisa melakukan semua yang dilakukan seorang superhero tanpa harus punya kekuatan super. Kita punya kuasa yang diberikan pada Tuhan untuk melakukannya dan kita bisa berusaha, belajar dan percaya diri melakukannya karena itu sebenarnya adalah tugas kita selama masih hidup di bumi.

Tapi, sama seperti Peter Parker yang bete bingung gara-gara segala kebaikannya disalahpahami oleh orang lain, bersiaplah kita sebagai anak Tuhan yang sudah punya tekad untuk menjadi pahlawan bagi dunia untuk disalahpahami oleh orang lain. Mungkin akan ada orang yang nggak akan menyukai apa yang kita lakukan, atau mungkin teman kita malah memanfaatkan kebaikan kita, anggaplah itu sebagai ujian apakah kita tetap teguh dan setia akan kebaikan dan kebenaran yang kita lakukan. (F!)

YANG LEMAH YANG DIBELA


Waktu kecil (atau mungkin sampe sekarang) kita pasti seneng ama film-filmnya Donal Bebek atau Tom & Jerry.
Seru abis deh kalo udah Chip & Dale (atau di terjemakan jadi Kiki dan Koko), dua bajing musuh bebuyutan Donal, keluar en ngerjain si Donal yang selalu sial.
Atau waktu Jerry mencuri makanannya Tom, tapi yang diusir ama yang punya rumah malah si Tomnya. Hahaha. Lucu.


Padahal, kalo kita renungkan, di situ terdapat paham: "Yang Kecil Yang Menang" atau yang lemah yang dibela. Mau benar atau salah. Pokoknya yang kecil atau yang lemah harus menang.


Gue perhatiin juga di tipi-tipi kita, terutama siaran berita, narasinya udah rada-rada gak objektif. Yang dibela adalah yang kecil, bukan yang benar. Sekalipun yang kecil yang salah, teuteup aja yang disalahin yang gede (atau pemerintah). Misalnya, rumah kumuh digusur, atau pedagang kaki-lima diusir pasti nyalahin pemerintah (padahal yang salah kan yang bangun gubuk en kaki-limanya). Soal mereka miskin gara-gara pemerintah yang kurang peduli kesejahteeraan rakyat... itu soal lain lagi. Apakah dengan kita miskin lalu kita dibenarkan untuk melanggar peraturan?